Epic Games Kirimkan Bungkusan “Free Fortnite” ke Beberapa Influencer

Posted on

 

Sesudah menyalahi terms of servis yang dipastikan Apple pada App Store, lisensi distribusi Fortnite

dan game Epic Games yang lain diambil. Sinetron di antara ke-2 perusahaan ini

jadi salah satunya pro-kontra paling besar tahun ini dan 4 bulan selanjutnya, Epic Games nampaknya masih tidak ingin kalah atas masalah ini.

Epic Games lagi meneruskan kampanye “Free Fortnite” mereka sampai sekarang ini.

Sebelumnya setelah membuat event spesial dalam game, sekarang mereka meneruskan kampanye ke lapangan dengan memberi beberapa influencer bahan promo mereka.

Greg Miller, mantan editor dan host dari IGN yang sekarang sisi dari Kinda Funny, sebarkan ke Twitter akan “hadiah” yang dia peroleh dari Epic Games. Dibungkus dalam kotak putih, dia memperoleh tablet Samsung Galaxy S7 lengkap dengan jaket bomber warna hitam dengan simbol pelangi yowinjoker “Free Fortnite”.

Dalam kartu yang dalam kotak tercatatkan jika pemberian bungkusan ke beberapa influencer ini adalah untuk rayakan kemenangan GOTY 2020 versi Galaxy Store sebagai salah satu platform store mobile yang terima kehadiran Fortnite.

Baca juga : Umumkan Operation Chrono, Free Fire Kolaborasi dengan Cristiano Ronaldo

Masalah hukum di antara ke-2 perusahaan masih berjalan sampai sekarang ini

Hasil sesaat paling akhir yang dipastikan pengadilan adalah membolehkan Apple Games tutup lisensi dan account Epic Games, namun biarkan Unreal Engine bekerja di App Store sebab bisa bikin rugi beberapa ratus perusahaan dirugikan jika engine game itu turut dikunci.

Team Sweeney, CEO dari Epic Games, memiliki pendapat jika Apple ambil kebanyakan untung dari pemasaran di App Store

. Menurut dia ketetapan 70/30% telah perlu ditukar dan disamakan kembali lagi

supaya studio game, terutamanya yang bertaraf kecil, terus berkembang menantang persaingan yang makin sengit.

Untuk menantang standard untuk hasil lama itu, Epic Games sudah membuat storefront sendiri

di PC berbentuk Epic Game Store di mana mereka cuman ambil 12% dari penghasilan yang

dibuat developer, dan studio pemakai Unreal Engine perlu bayar royalti mereka saat game sudah berpendapatan 1 juta dolar.

Secara teori, apa yang sedang dikerjakan Epic Games nampak bagus untuk banyak studio

terutamanya yang bertaraf kecil, namun banyak yang melihat tindakan Epic Games ini ibarat pemasaran stunt

untuk Fortnite serta “ingin menang sendiri”. Apa saja arah mereka sekarang ini, pemain Fortnite

yang bermain di console atau di PC tidak terusik akan sinetron panjang ke-2 perusahaan itu.

Baca juga : Rumor: Kali Ini Hideo Kojima Diduga Kuat Benar-benar Kembali Kerjakan Proyek Silent Hills untuk PS5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *