Lore Khaleed
Lore Khaleed Mobile Legends, Si Pangeran dari Klan Artha!

Lore Khaleed Mobile Legends, Si Pangeran dari Klan Artha!

Posted on

Lore Khaleed Mobile Legends, Si Pangeran dari Klan Artha! Tiap hero di Mobile Legends mempunyai lore atau latar belakangnya semasing yang menarik untuk kita baca. Khaleed Mobile Legends adalah salah satunya hero dengan cerita yang lumayan menarik untuk kita baca sebab bercerita mengenai petualangannya di ruang gurun pasir. Buat kalian yang ingin tahu, lebih bagus langsung kita masuk yuk ke ulasannya!

Lore Khaleed Mobile Legends

Ada suku kuno yang hidup di wilayah gurun yang tidak berbuntut, Agelta Drylands. Mereka membuat desa di selama Emerald Road serta dapat membuat peradaban lewat generasi yang tidak terhitung banyaknya.

Untuk pangeran dari Artha Clan, Khaleed sangat menyukai penjelajahan. Ia kangen untuk Ia benar-benar inginkan keagungan dari budaya Emerald Road, punya mimpi jika satu hari ia bisa berkunjung ke Agelta Drylands yang luas serta melihat kemakmurannya. Semenjak ia masih terbilang muda, Khaleed seringkali bawa pengawalnya bersama-sama dalam penjelajahan di selama Emerald Road.

Semasa penjelajahan mereka, Khaleed berjumpa dengan pangeran Moskov dari Wildsand Clan. Ke-2 pemuda yang saling pemberani share semangat yang sama dalam pertempuran, serta secara cepat sama-sama terikat serta meningkatkan pertemanan yang kuat. Bersama mereka menelusuri semua Agelta Drylands.

Penjelajahan Khaleed Serta Moskov

Tetapi, penjelajahan Khaleed serta Moskov berjalan singkat. Selang beberapa saat, musibah menerpa klan mereka. Klan Thornwolf yang kuat mengatakan perang serta merencanakan untuk mengalahkan semua Agelta Drylands, seperti Tyrant Khufra dahulu. Hadapi musuh yang tidak pandang bulu, Khaleed serta Moskov putuskan untuk pimpin rakyat mereka serta berperang menantang penjajah.

Semasa peperangan, Khaleed memperlihatkan kepemimpinan yang kuat serta karisma yang hebat. Tiap klan mengaku kekuatannya serta ikuti instruksinya. Seiring waktu berjalan, Moskov yang berambisi kehilangan perhatian orang serta perlahan jadi jengkel. Tetapi, Khaleed tidak memerhatikan perasaan temannya.

Khaleed serta Moskov pimpin koalisi klan serta menyingkirkan beberapa musuh mereka. Tapi di saat itu mereka akan mengatur perang ini, serta satu kecelakaan berlangsung. Untuk mengubah gelombang hadapi musuh mereka, Klan Thornwolf yang mundur putuskan mereka akan ke Ruins of Tivacan serta buka segel Khufra. Mereka menggugah Tyrant yang tertidur.

Saat Khufra hidup kembali lagi, badai pasir mengamuk di semua Agelta, dan monster pasir yang menjijikkan juga ikuti..

Hadapi Khufra serta monster-monster pasir, Khaleed jadi penentu. Ia memerintah penganutnya untuk mundur serta siap-siap hadapi perselisihan pada saat akan datang. Tetapi Moskov yang geram sudah memutuskan Khaleed untuk aksi pengecut serta tidak bertanggungjawab. Ia melawan Khaleed di muka beberapa orang serta mempersalahkan di atas ketetapannya. Ia minta klan untuk mengikutinya serta akhiri intimidasi Khufra.

Moskov Yang Dibuat Malu

Tetapi, pimpinan dari semasing klan cuma akan dengarkan Khaleed. Tidak ada yang menjawab panggilan Moskov. Moskov yang dibuat malu makin tidak suka, serta Khaleed berupaya untuk menghentikannya, tetapi Moskov masih tidak ingin dengarkan. Ia pimpin orang-orangnya ke padang pasir, ingin menunjukkan kekuatannya di medan perang.

Tetapi, Moskov serta rakyatnya secara cepat dikepung serta tersudut oleh Khufra serta monster pasir yang benar-benar kuat. Yang berlangsung ialah pembantaian. Khaleed hadapi pada suatu dilema. Ia harus pilih di antara rekan yang sudah bertanding dengannya sepanjang tahun, atau kehidupan serta hari esok semua klan?

Tetapi ia tidak bisa mendapatkan kedua-duanya. Khaleed tidak mempunyai alternatif lain. Sesudah alasan yang jeli, ia putuskan untuk mundur dari koalisi klan. Sesudah mereka capai dalam tempat yang aman, Khaleed ambil pedangnya serta kembali lagi untuk selamatkan Moskov sendirian.

Tapi ia sudah telat. Klan Wildsand sudah hancur. Mayat berantakan di tanah serta Moskov hilang. Khaleed cuma sukses mendapatkan tombaknya.

Diiringi dengan kebangkitan Khufra, sisi barat Land of Dawn jatuh ke kericuhan satu kali lagi. Sejumlah besar daratan dilahap pasir apung, serta monster pasir jahat ini seperti epidemi dalam tempat kuno yang damai ini. Saat ini bawa rasa bersalah sebab tinggalkan Moskov, kemauan untuk membalas sakit hati, serta keinginan rakyatnya. Khaleed pimpin beberapa pejuangnya ke beberapa pertarungan dalam sekian tahun ke depan. Mereka berusaha menantang Khufra serta pasukan Klan Thornwolf, merusak gelombang untuk gelombang.

Khaleed Menggempur Badai Pasir

Dalam pertarungan paling akhir, Khaleed menggempur badai pasir, memakai tombak Moskov serta tembus artefak yang dipegang Khufra di tangannya: Orb of Sand. Orb itu mulai keluarkan pasir hirup, yang sejumlah besar masuk dalam badan Khaleed serta memberikannya kekuatan untuk memerintah pasir.

Orb of Sand juga hancur, serta badai pasir yang dahulunya menghitamkan langit biru telah tidak lagi ada. Monster pasir telah pergi, serta Khufra yang terluka mundur kembali pada Ruins of Tivacan. Tapi semasa Tyrant serta penganutnya masih hidup, Khaleed akan harus bertanggung jawab yang berat. Ia menyiapkan dianya serta beberapa prajuritnya untuk pertarungan pada saat akan datang menantang Khufra yang jahat. Ia bersumpah dengan semua hidupnya jika ia selanjutnya akan kembalikan perdamaian di Agelta.

Tetapi, jauh di bawah bayang-bayang, figur yang dikenalnya mengawasi serta mamata-matai tiap pergerakan Khaleed.

Rekan lamanya, Moskov sudah kembali lagi.

Itu bahasan tentang lore atau cerita dari Khaleed Mobile Legends. Bagaimana menurut kalian tentang background dari hero yang ini, cukup mencekam kan? Coba catat respon kalian di kotak kometar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *